Berita dan Informasi

AIRICA INSTIPER : Pusat Riset dan Inovasi AI Bidang Agroindustri

AIRICA INSTIPER : Pusat Riset dan Inovasi AI Bidang Agroindustri

Revolusi industri generasi  4.0, berjalan sangat cepat dan memaksa semua pihak untuk mengikuti perubahan yang ada. Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan merupakan salah satu ciri perkembangan revolusi industri 4.0. Artificial intellegence merupakan suatu cara untuk menjadikan komputer berfikir cerdas yang kecerdasannya melampaui manusia, sehingga komputer ini memiliki kemmapuan untuk berperilaku, berpikir, dan mengambil keputusan seperti manusia.

INSTIPER telah meluncurkan AIRICA (Artificial Intelligence Research and Innovation Center for Agroindustry) yang merupakan pusat riset dan inovasi kecerdasan buatan di bidang agroindustri pada Rabu (3/10) yang lalu. Peluncuran AIRICA merupakan kerjasama antara INSTIPER, Universitas Bina Nusantara, dan perusaahaan prosesor grafis NVIDIA Amerika Serikat. Dengan diluncurkannya AIRICA maka INSTIPER menjadi salah satu pusat penelitian artificial intelligence di bidang agroindustri di Asia Pasifik.

Dr. Purwadi, rektor INSTIPER dalam sambutannya menyampaikan“Peluncuran AIRICA merupakan loncatan baru bagi INSTIPER. Ini merupakan bukti kesiapan INSTIPER dalam menghadapi era revolusi industri generasi 4.0. Kalau yang lain masih menyusun strategi untuk menghadapi era revolusi ini, kita sudah melaksanakannya. Untuk mewujudkan AIRICA di INSTIPER, kami mendapatkan dukungan dari Universitas Bina Nusantara dan NVIDIA Amerika Serikat melalui Deep Learning Institute Ambassador Workshop”.

Dr. Ir. Harsawardana,M.Eng selaku Direktur AIRICA dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Artificial intelligence adalah penggunaan metode kecerdasan buatan, contoh pemanfaatan artificial intelligence di bidang perkebunan adalah untuk grading kematangan buah, untuk mengetahui waktu pemupukan dengan menggunakan foto drone”.

Budi Harto, selaku perwakilan  NVIDIA dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada INSTIPER yang telah memiliki pemikiran kedepan tentang pentingnya riset dan inovasi artificial intelligence di bidang agroindustri. “Program NVIDIA  Deep Learning Institute Ambassador Workshop  bertujuan untuk mengenalkan dan menyebarkan pemanfaatan artificial intelligence. Apalagi di era big data dan perkembangan internet of thing (IoT) saat ini, melalui metode deep learning dapat menciptakan kecerdasan buatan yang dapat membantu pekerjaan manusia”.

Selain meluncurkan AIRICA, INSTIPER juga meluncurkan Laboratorium AIRICA dan Laboratorium Robotik. INSTIPER juga menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) atau Naskah Kerjasama antara INSTIPER dengan Universitas Bina Nusantara dan MoU INSTIPER dengan PT. Invosa Systems.

Selain peluncuran AIRICA pada hari tersebut juga diselenggrakan Focus Group Discussion (FGD) artificial intelligence for agroindustry. Pada diskusi ini dibahas beberapa hal yang bisa dilakukan oleh artificial intelligence untuk mempermudah pekerjaan di perkebunan kelapa sawit. Adapun pembicara pada  FGD tersebut adalah  Dr.Ir. Harsawardana, M.Eng., Hindriyanto Dwi Purnomo, Ph.D, dan Dr. Lili Ayu Wulandhari.

Sehari sebelumnya Selasa (2/10) berlokasi di Laboratorium Komputer INSTIPER Yogyakarta juga telah menyelenggarakan workshop artificial intelligence, bertajuk NVIDIA Deep Learning Institute Ambassador Workshop.

11/10/2018 (05:19)
Admin
Dibaca: 53x