Berita dan Informasi

Pandemi, Tetap Bisa Kuliah dengan Studio Video Conference

Pandemi, Tetap Bisa Kuliah dengan Studio Video Conference

Pandemi Covid-19 memaksa setiap orang mengurangi kontak satu sama lain untuk mengurangi penularan virus dan mencegah kerumunan. Tak terkecuali, bidang pendidikan tinggi yang harus menyelenggarakan kuliah daring (online) bagi mahasiswanya.

Untuk beradaptasi, INSTIPER mulai memperbaiki dan meningkatkan prasarana yang sudah ada untuk menunjang keberhasilan pembelajaran daring. Saat ini, kampus pertanian ini telah memiliki studio video conference (vicon).

Maria Ulfah, Wakil Rektor I bidang Akademik menjelaskan pihaknya sudah melakukan berbagai pembaruan. “Ruang kelas yang ada, kami modifikasi menjadi kelas yang dilengkapi dengan fasilitas video conference sehingga dosen bisa menyelenggarakan kuliah secara luring dan daring dalam waktu yang bersamaan,” jelasnya, Kamis (10/12).

“Kapasitas mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di dalam kelas hanya 15-20 orang dan sisanya mengikuti kuliah dari kos masing-masing. Kami juga memfasilitasi antena repeater untuk memancarkan sinyal wifi ke area kos mahasiswa di sekitar kampus,” tambahnya.

Harsunu  Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama mengatakan INSTIPER juga telah membangun base station sebagai kantor perwakilan di 3 kota yang merupakan kota asal mahasiswa INSTIPER terbanyak. “Base station tersebut akan didirikan di Pekanbaru Riau, Pematang Siantar Sumatera Utara, dan Pangkalan Bun Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ia mengatakan base station tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas kelas dan kantor administrasi. “Nantinya, mahasiswa yang berada di daerah dan kesulitan mengakses internet pada pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 dapat mendekat ke base station karena di base station dilengkapi dengan fasilitas internet,” tuturnya.

Selain itu, Harsunu menyebut nantinya akan mengirim kit praktikum sehingga mahasiswa dapat melakukan praktikum. “Base station ini diharapkan menjadi tempat promosi untuk lebih memperkenalkan INSTIPER di masyarakat sekitarnya dan menjalin kerjasama dengan SMA atau perusahaan di kota tersebut,” tuturnya.

Rektor INSTIPER, Harsawardana memaparkan kondisi INSTIPER pada tahun 2020. “Pada usianya yang ke-62 INSTIPER telah berada di usia yang matang. Kita telah memanfaatkan berbagai teknologi untuk melaksanakan berbagai proses pembelajaran, baik kuliah maupun praktikum,” ujarnya.

“Perbaikan sarana dan fasilitas pembelajaran yang dilengkapi dengan teknologi seperti kelas yang dimodifikasi dan dilengkapi fasilitas video conference dapat digunakan menjadi perkuliahan daring dan luring dalam waktu yang bersamaan,” tutupnya.

18/12/2020 (03:37)
Admin
Dibaca: 214x