Berita dan Informasi

DIES NATALIS INSTIPER KE 58 DAN REUNI AKBAR 2016

DIES NATALIS INSTIPER KE 58 DAN REUNI AKBAR 2016

Tahun 2016 ini merupakan tahun yang istimewa bagi INSTIPER, dimana tepat pada tanggal 10 Desember 2016 lalu INSTIPER telah genap berusia 58 Tahun. Umur ini terasa istimewa, karena INSTIPER lahir tahun 1958, dan tahun 2016 berusia 58. Logo Dies Natalis kali ini bertuliskan angka 58 kecil berwarna abu-abu dan angka 58 besar berwarna merah, dengan kalimat INSTIPER Born and Share to Nation. Logo ini mengandung arti INSTIPER lahir 58 tahun dan telah berkarya untuk bangsa selama 58 tahun.

“Dalam sosio antropologi masyarakat umum angka 58 ini juga menarik. Karena disingkat dengan Mapan (lima delapan). Semoga ini juga menandakan saatnya INSTIPER mulai mapan,” kata Rektor INSTIPER pada saat Pidato dalam Dies Natalis INSTIPER ke 58 tanggal 10 Desember 2016 bertempat di Auditorium INSTIPER Yogyakarta.

Koordinator Kopertis Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr Ir Bambang Supriyadi, CES, DEA, dalam sambutannya pada acara Dies Natalis menandaskan agar Institut Pertanian ‘Stiper’ Yogyakarta terus melakukan peningkatkan kualitas lulusan. Sebab saat ini, enam program studi (Prodi) yang dimiliki INSTIPER sudah tidak ada lagi nilai akreditasi C, tetapi dua terakreditasi A dan empat terakreditasi B.

“Saat ini sudah tidak ada masalah bagi INSTIPER menarik minat masyarakat untuk kuliah di kampus ini. Bahkan peringkat INSTIPER berdasarkan SK Kementerian Dikti (Pendidikan Tinggi,red) berada di posisi 395 dari 3.200 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia,” lebih lanjut Beliau mengatakan peningkatan kualitas diharapkan bisa memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Dikti. Lulusan berkualitas diharapkan bisa link and match dengan pekerjaan yang digelutinya. “Saya mengharapkan tidak ketemu alumni INSTIPER yang berprofesi sebagai penjaga toko. Tetapi almuni INSTIPER yang menjadi manajer perkebunan. Sehingga profesi relevan dengan ilmu yang dipelajarinya,” tandasnya.

Reuni Akbar Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta yang sekaligus memperingati ulang tahun ke 58 INSTIPER berbeda dengan tahun sebelumnya. Bregodo Gotri Watu Aji menyambut kedatangan para alumni yang akan masuk ke halaman kampus tempat berlangsungnya reuni, sekaligus pembukaan “Three Days INSTIPER-KAINSTIPER Fair”.

“Ini sejarah baru bagi KaINSTIPER dan kedatangan mereka disambut dengan bregodo prajurit dari Kraton Yogyakarta,” kata Rektor INSTIPER, Dr Purwadi saat menyambut kedatangan alumni memasuki kampus INSTIPER Yogyakarta, Jumat (9/12/2016).

Menurut Dr. Purwadi, kurang lebih 1.200 alumni INSTIPER Yogyakarta yang menghadiri Reuni Akbar ini. Mereka berasal dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Bali, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Madura.

Selain melakukan Reuni Akbar, KaINSTIPER juga menggelar expo yang menampilkan 60 stand. Diantaranya, memamerkan mesin peralatan perkebunan dan kehutanan, hasil olahan perkebunan, dan lain-lain.

Diharapkan expo tiga hari ini bisa dilihat mahasiswa dan masyarakat umum. Expo ini diharapkan bisa menambah wawasan bagi mahasiswa INSTIPER yang diproyeksikan bekerja di sektor perkebunan dan kehutanan.

Beberapa kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke 58 dan Reuni Akbar 2016 antara lain: Roundtable Meeting Fakultas, Expo, Business Meeting mengenai Ketahanan Pangan, Diskusi Autokritik, Rakernas Alumni, Malam Puncak Reuni Akbar dan Family Gathering. Sebelumnya, KaINSTIPER juga memberikan bantuan bibit tanaman buah-buahan dan tanaman penguat teras kepada masyarakat di sekitar Stiper Edu Agro Tourism (SEAT) Jalan Lemah Ireng Raya, Desa Projosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

 

07/02/2017 (04:18)
Admin
Dibaca: 1491x