Berita dan Informasi

Wisuda Program Pelatihan Teknis Kelapa Sawit

Wisuda Program Pelatihan Teknis Kelapa Sawit

Bertempat di Auditorium Kampus INSTIPER Yogyakarta, tanggal 4 Mei 2017, telah dilaksanakan Wisuda Program Beasiswa Pelatihan Teknis Kebun Kelapa Sawit Setara Diploma I beasiswa BPDP-KS kerjasama antara INSTIPER dan APKASINDO yang dihadiri sejumlah tamu undangan diantaranya Hendrajat Natawijaya (Direktur BPDP-KS), Anizar Simanjuntak (Ketua DPP APKASINDO), dan dosen INSTIPER.

“Manajeman perkebunan rakyat yang baik membutuhkan tata kelola kelembagaan yang baik, yaitu koperasi petani maupun kelompok tani yang terkelola dengan baik. Hal ini membutuhkan dukungan SDM yang kompeten”, tutur Dr. Purwadi (Rektor INSTIPER).  Pengembangan SDM Perkebunan Rakyat membutuhkan kompetensi yang berbeda dengan penyiapan SDM kompeten bagi perusahaan, karena tantangannya bukan hanya terkait dengan kompetensi teknis agronomis semata tetapi juga terkait ekonomi koperasi, sosial dan sustainability. Oleh karenannya perlu didisain secara khusus berbeda dengan pengembangan SDM untuk perusahaan besar. Apalagi Sarjana Pertanian dengan kompetensi bersifat umum tentu kurang cocok dengan kebutuhan kompetensi untuk pembangunan perkebunan rakyat.

Selain itu juga dibutuhkan Sarjana dengan kompetensi khusus koperasi perkebunan untuk mengelola koperasi perkebunan, agar tatakelola perkebunan rakyat bisa dilakukan secara profesional.  Untuk operasional lapangan kita perlu menyiapkan SDM setingkat Diploma untuk membantu operasional Asisten setingkat Sarjana. SDM Diploma ini juga perlu disiapkan secra khusus dengan kompetensi untuk membimbing dan atau mengkoordinasikan pekerjaan di perkebunan rakyat.

Berdasarkan hal tersebut diatas, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) Kementerian Keuangan RI memberikan program beasiswa bagi anak petani dan buruh tani kelapa sawit Indonesia dalam bentuk “Program Beasiswa Pelatihan Teknis Kebun Kelapa Sawit Setara Diploma I”.

Untuk angkatan pertama program ini terseleksi 200 mahasiswa yang berasal dari 11 propinsi (Sumut, Sumbar, Sumsel, Jambi, Riau, Lampung, Bangka Belitung, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Papua Barat). Para siswa merupakan putra-putri petani kelapa sawit rakyat.

Program tersebut telah dimulai Agustus 2016 lalu dan berakhir tanggal 5 Mei 2017. Semua materi, praktek kerja lapangan baik di perusahaan maupun koperasi serta uji kompetensi sudah dilaksanakan dengan baik dan lancar.Harapan kedepan para putra-putri petani kelapa sawit akan dapat menjadi Kader-kader Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat berkelanjutan.

24/05/2017 (02:53)
Admin
Dibaca: 1483x